Setelah sekian lama, akhir nya bisa menulis blog lagi hahaha, ya kali ini bertemu dengan bagian humas yang akan menceritakan perjalanan angkatan 30 dan 31 ke Monumen Pancasila Sakti tanggal 1 juni 2011. Maaf banget jika kata-kata nya ada yang tidak baku. Kita kembali ke topik, tapi yang sangat disayangkan yang ikut kira-kira hanya 10 orang (kalau tidak salah). Ya, angkatan 30 cuma ada 4 orang, sedangkan sisa nya angkatan 31.
Kita berangkat awal nya janjian pukul 7 pagi waktu setempat. Tapi ini nih yang bikin sakit hati, sesakit-sakit nya -_- kita berangkat jam 8.30 pagi waktu setempat juga. Itu bener-bener jam karet sekaret-karet nya. Hoaammmm.... Akhir nya setelah jalan ke wahidin, kita naik bus Mayasari Bakti, ongkos nya lupa, tapi lumayan murah hahahaha. Setelah sampai di daerah yang mau ke pondok haji gitu, kita turun dan naik angkot lagi. Kali ini bayar nya Rp. 2500,- yah satu angkot penuh lah sama anak kir. Eh cuma beberapa menit kita akhir nya sampai juga di depan Monumen Pancasila Sakti (horeeeeee), dan akhir nya masuk membeli karcis yang harga nya murah meriah hanya Rp. 2000,-. Hah di dalem habis beli karcis kita duduk dekat pos karcis, nunggu angkatan 31 dulu yang dateng sendiri, ada yang ke toilet dulu dan sebagai nya. Setelah itu kita langsung masuk, untuk bertemu Nael di dalam.
-Melihat-lihat-
Kita melihat-lihat museum di dalam, hitung-hitung sambil belajar sejarah. Setelah berkeliling cukup lama, sampai puas. Kita makan dulu lalu shalat, setelah itu kita menuju lubang buaya, dengan menunjukkan tiket masuk yang tadi.
Disana kita melihat-lihat lubang buaya yang sesungguh nya, dengan lantai ubin enak sekali untuk duduk dan santai-santai, habis itu foto-foto. Habis foto-foto kita ngobrol tentang kegiatan yang telah kita lakukan. Setelah itu angkatan 31 berdiskusi tentang pelantikan untuk tahun ini, dan angkatan 30 nya berfoto-foto -_- haahaa.
Jarum jam menunjukkan pukul setengah tiga, kita berniat pulang. Lagi-lagi mampir ke toilet sebelum pulang. Haaahhh jalan ke luar pintu gerbang nya cukup jauh.. Dengan jalan pelan-pelan akhir nya sampai juga diluar dan lagi-lagi naik angkot, kali ini bayar nya Rp. 2000,- haha beda Rp. 500,- yah lumayan buat naik Busway.
Habis itu kita naik Busway, lagi-lagi macet banget. Ini lah Jakarta... Habis itu kita turun di halte UKI, disitu kita pisah-pisah.
Saya kira cukup cerita nya, semoga untuk diklat kedepan banyak yang ikut agar lebih seru lagi.
Selasa, 21 Juni 2011
Rabu, 27 Oktober 2010
Time to Quiz!!!
Diklat tanggal 30 September 2010 ialah cerdas cermat. Pertama-tama, para peserta lomba cerdas cermat yang adalah ca'ang 31 mengikuti sebuah seleksi pertama. Dimana tiap-tiap peserta hanya perlu menjawab benar atau salah dari pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oleh Deedee (angkatan 30).
Hasil seleksi dari babak menghasilkan 3 kelompok yaitu α (alfa), β (beta) dan γ (gama). Tiap-tiap kelompok terdiri 2 perempuan dan 1 laki-laki. Yang tidak berhasil masuk seleksi dibagi juga untuk menjadi suporter tiap-tiap kelompok.

Di babak kedua, tiap-tiap kelompok memilih kategori yang tersedia. Tiap-tiap kelompok diperintahkan untuk mendeskripsikan kategori yang telah dipilih dalam bahasa Inggris. Juri pada babak ini adalah Fahdnul.
Babak selanjutnya adalah debat. Kembali tiap-tiap kelompok memilih kategori yang tersedia. Jurinya pun masih Fahdnul.
Kelompok dengan nilai yang tertinggi masuk ke dalam babak terakhir. Kelompok yang masuk ke dalam babak terakhir ialah Fikri, Ilma, dan Ramanta.
Pada babak terakhir, kelompok yang berhasil maju ke babak ini menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Deedee. Tiap pertanyaan yang diberikan, bernilai Rp 1000.
Pada akhirnya tiap-tiap kelompok mendapat hadiah. Khusus kelompok yang berhasil maju ke babak terakhir mendapat hadiah tambahan.
Juara 1
Juara 2
Juara 3
Hasil seleksi dari babak menghasilkan 3 kelompok yaitu α (alfa), β (beta) dan γ (gama). Tiap-tiap kelompok terdiri 2 perempuan dan 1 laki-laki. Yang tidak berhasil masuk seleksi dibagi juga untuk menjadi suporter tiap-tiap kelompok.

Di babak kedua, tiap-tiap kelompok memilih kategori yang tersedia. Tiap-tiap kelompok diperintahkan untuk mendeskripsikan kategori yang telah dipilih dalam bahasa Inggris. Juri pada babak ini adalah Fahdnul.
Babak selanjutnya adalah debat. Kembali tiap-tiap kelompok memilih kategori yang tersedia. Jurinya pun masih Fahdnul.
Kelompok dengan nilai yang tertinggi masuk ke dalam babak terakhir. Kelompok yang masuk ke dalam babak terakhir ialah Fikri, Ilma, dan Ramanta.
Pada babak terakhir, kelompok yang berhasil maju ke babak ini menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Deedee. Tiap pertanyaan yang diberikan, bernilai Rp 1000.
Pada akhirnya tiap-tiap kelompok mendapat hadiah. Khusus kelompok yang berhasil maju ke babak terakhir mendapat hadiah tambahan.
Juara 1
Juara 2
Juara 3
Jumat, 10 September 2010
Bukber KIR 2010
Kamis, 19 Agustus 2010
5, 7, 14 Agustus 2010
Kamis, 5 Agustus. Bertempat di laboratorium biologi, diadakan diklat KIR. Diklat saat itu ialah menonton suatu tontonan yang menyadarkan kita betapa pentingnya menjaga lapisan ozon. Pada diklat tersebut juga dihadiri dua alumni yaitu ka Fany (27) dan ka Wiki (28).
Sabtu, 7 Agustus. Acara diklat dimulai dengan pembentukan panitia buka puasa KIR tahun 2010 yang akan diadakan tanggal 20 Agustus. Seteleh membentuk panitia, kami semua berangkat menuju ke Munas (bukan Monas). Disana kami melihat-lihat berbagai peninggalan sejarah yang berada di Indonesia.


Sabtu, 14 Agustus. Diklat kali ini, merupakan diklat mengenai pembentukan karakter. Pemberi materi diklat ini adalah ka Jose (24) serta ka Maya (24). Diklat dimulai dengan mengenal sifat-sifat diri sendiri melalui sebuah tes. Selanjutnya acara dilanjutkan oleh ka Jose serta ka Maya. Pada diklat tersebut, banyak alumni yang datang.

Kamis, 29 Juli 2010
Diklat Pertama !!!
Kamis, 29 Juli merupakan diklat pertama yang diadakan di sekolah. Adapun diklat itu ialah belajar. Pada kesempatan itu ialah belajar kimia dan yang mengajar adalah Fahdnul, salah satu angkatan 29.
.jpg)
Selanjutnya ialah diklat pertama di luar sekolah. Diklat ini terjadi tanggal 31 Juli di Monas. Diklat ini merupakan post to post yang telah disiapkan sebelum harinya. Pos-pos dibagi-bagi menjadi 5 pos yaitu pos thinking, pos motivasi, pos kebersamaan, pos leadership, dan pos terakhir.
Peserta diklat tidak mengetahui pos-pos tersebut berada dimana. Mereka hanya diberi petunjuk untuk mencari pos-pos tersebut. Saat itu terbagi 4 kelompok yang terdiri dari 3 orang.
Pertama kali sampai di Monas, kami semua berkumpul di kolam air mancur. Disitulah terjadi pembagian kelompok. Setelah diberi pengarahan, mereka semua di lepas untuk memulai mencari pos-pos yang memang sudah tersebar.
Pos thinking, merupakan pos yang menuntut pemikiran para peserta. Di pos ini disediakan beberapa amplop yang berisi soal yang mereka harus jawab. Soal ini bukan soal pelajaran tetapi, soal yang serupa dengan studi kasus
Pos motivasi, merupakan pos dimana para peserta diberi pertanyaan tentang motivasi mereka masuk KIR
Pos kebersamaan, merupakan pos yang menguji kebersamaan tiap kelompok. Tes nya yaitu melalui permainan yang menuntut kerja sama tiap anggota kelompok
Pos leadership, merupakan pos yang mengajarkan tentang kepemimpinan.
Pos terakhir, merupakan dimana pos tujuan akhir. Di pos ini tiap kelompok diberikan pertanyaan untuk mendapatkan harta karun (Tema diklat saat itu, berburu harta karun)
Kendala yang terjadi pada saat diklat itu ialah waktu.
Semoga ke depannya diklat KIR menjadi lebih baik
.jpg)
Selanjutnya ialah diklat pertama di luar sekolah. Diklat ini terjadi tanggal 31 Juli di Monas. Diklat ini merupakan post to post yang telah disiapkan sebelum harinya. Pos-pos dibagi-bagi menjadi 5 pos yaitu pos thinking, pos motivasi, pos kebersamaan, pos leadership, dan pos terakhir.
Peserta diklat tidak mengetahui pos-pos tersebut berada dimana. Mereka hanya diberi petunjuk untuk mencari pos-pos tersebut. Saat itu terbagi 4 kelompok yang terdiri dari 3 orang.
Pertama kali sampai di Monas, kami semua berkumpul di kolam air mancur. Disitulah terjadi pembagian kelompok. Setelah diberi pengarahan, mereka semua di lepas untuk memulai mencari pos-pos yang memang sudah tersebar.
Pos thinking, merupakan pos yang menuntut pemikiran para peserta. Di pos ini disediakan beberapa amplop yang berisi soal yang mereka harus jawab. Soal ini bukan soal pelajaran tetapi, soal yang serupa dengan studi kasus
Pos motivasi, merupakan pos dimana para peserta diberi pertanyaan tentang motivasi mereka masuk KIR
Pos kebersamaan, merupakan pos yang menguji kebersamaan tiap kelompok. Tes nya yaitu melalui permainan yang menuntut kerja sama tiap anggota kelompok
Pos leadership, merupakan pos yang mengajarkan tentang kepemimpinan.
Pos terakhir, merupakan dimana pos tujuan akhir. Di pos ini tiap kelompok diberikan pertanyaan untuk mendapatkan harta karun (Tema diklat saat itu, berburu harta karun)
Kendala yang terjadi pada saat diklat itu ialah waktu.
Semoga ke depannya diklat KIR menjadi lebih baik
Selasa, 27 Juli 2010
OH KIR!!!
OH KIR merupakan kependekan dari Open House Kelompok Ilmiah Remaja. Acara ini diadakan hari ini yaitu 27 Juli 2010. Acara yang semula direncanakan di BPS (Bawah Pohon Sengon) jika tidak hujan atau lab biologi, jikalau hujan, berubah menjadi koridor lantai 3 yang sebagian kelasnya sedang di renovasi.OH KIR kali ini tidak hanya dihadiri oleh para anggota KIR, ca'ang KIR dan alumni saja, tetapi pada kesempatan kali ini ada dua orang perwakilan dari KPM (Kelompok Peneliti Muda).
Sebagai acara awal , kami mengadakan perkenalan anggota KIR SMA Negeri 1 kepada para ca'ang. Selanjutnya, dilanjutkan oleh salah satu perwakilan KPM yang menjelaskan mengenai KIR. Dan dilanjutkan oleh temannya, yang awalnya menjelaskan mengenai awetnya salah satu merek handphone yang terkenal. Dan kemudian dia mempraktekkan percobaan membakar uang sesudah ia menerangkan tentang percobaan membakar tangan yang memakai sarung tangan. Acara dilanjutkan dengan percobaan gunung merapi. Tapi, sayang sekali, percobaan ini kurang berhasil.
Setelah sholat, acara dilanjutkan di dekat BPS. Di sana kami ingin mempraktekkan peluncuran roket air. Kami pun akhirnya beberapa kali meluncurkan roket. Tentunya ada ca'ang yang ikut mencoba untuk meluncurkan roket.
Setelah itu, kami berkumpul bersama di koridor dekat BPS. Di sana sambil memakan donat yang dibagi-bagikan, para ca'ang memberi kesan mengenai Open House yang baru saja mereka alami.
.jpg)
Demikian acara OH KIR. Mudah-mudahan dengan adanya acara ini, mereka akan semakin tertarik untuk menjadi anggota KIR dan mengajak teman-temannya.
NB: Jikalau ada yang salah mengenai penulisan, harap segera memberitahu
Kamis, 22 Juli 2010
Hari-hari MOPDB (Masa Orientasi Peserta Didik Baru)
Pada hari pertama, seusai MOPDB hari pertama, semua anggota KIR (ngga semua juga sih) berkumpul untuk membicarakan hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk promosi ke kelas-kelas dan demo lapangan. Pada kesempatan kali ini juga, Sarah selaku ketua umum, memberikan arahan-arahan mengenai hal-hal yang akan dilakukan.
Setelah itu, kami semua turun ke bawah untuk mencoba
peluncuran roket air. Percobaan ini menyebabkan kami semua yang berada dekat roket basah karena setelah roket itu diluncurkan, roket tersebut mengeluarkan air yang telah diisikan ke dalamnya. Setelah melakukan percobaan, sebagian dari kami pergi ke rumah salah satu anggota kami untuk membuat yoghurt.
Hari kedua MOPDB, kami yang sudah dibagi kelompok-kelompok masuk ke dalam kelas-kelas. Tetapi tanpa kami duga, akhirnya kami semua yang sudah terbagi menjadi beberapa kelompok bergabung menjadi satu kelompok. Sehingga akhirnya di dalam satu kelas banyak anak-anak KIR.
Hari ketiga MOPDB, saatnya untuk tampil demo lapangan! Sebagian dari kami berkumpul di lab kimia dan mencoba mempraktekkan percobaan kami yaitu membakar uang tetapi tidak terbakar. Uang seribu yang pernah kami ujicoba pada hari senin, kami ujicoba lagi dan berhasil. Selanjutnya kami menguji coba uang sepuluh ribu, itupun berhasil. Selanjutnya, uang 50rb. Awalnya terlihat berhasil namun, pada akhirnya uang tersebut terbakar dan kami berhasil menyelamatkan uang itu, sehingga yang terbakar hanya sedikit.
Setelah itu, kami semua turun ke bawah untuk mencoba
peluncuran roket air. Percobaan ini menyebabkan kami semua yang berada dekat roket basah karena setelah roket itu diluncurkan, roket tersebut mengeluarkan air yang telah diisikan ke dalamnya. Setelah melakukan percobaan, sebagian dari kami pergi ke rumah salah satu anggota kami untuk membuat yoghurt.Hari kedua MOPDB, kami yang sudah dibagi kelompok-kelompok masuk ke dalam kelas-kelas. Tetapi tanpa kami duga, akhirnya kami semua yang sudah terbagi menjadi beberapa kelompok bergabung menjadi satu kelompok. Sehingga akhirnya di dalam satu kelas banyak anak-anak KIR.
Hari ketiga MOPDB, saatnya untuk tampil demo lapangan! Sebagian dari kami berkumpul di lab kimia dan mencoba mempraktekkan percobaan kami yaitu membakar uang tetapi tidak terbakar. Uang seribu yang pernah kami ujicoba pada hari senin, kami ujicoba lagi dan berhasil. Selanjutnya kami menguji coba uang sepuluh ribu, itupun berhasil. Selanjutnya, uang 50rb. Awalnya terlihat berhasil namun, pada akhirnya uang tersebut terbakar dan kami berhasil menyelamatkan uang itu, sehingga yang terbakar hanya sedikit.
Alumni-alumni yang hadir pada hari ketigaDari kiri: ka Zaldi (28), ka Martin (27), ka Mario(28), ka Wiki (28)
Setelah sekian lama menunggu, ternyata listrik di SMAN 1 Jakarta padam! Mau tidak mau demo lapangan ekskul di tunda menjadi hari kamis, siang hari. Hal ini juga menunda upacara penutupan MOPDB.
.jpg)
Alat-alat eksperimen untuk demo lapangan
Hari kamis setelah belajar, akhirnya tibalah saat itu yaitu demo lapangan tiap ekskul. Saat tiba giliran ekskul kami, kami mempraktekkan eksperimen-eksperimen yang telah kami ujicoba. Tetapi khusus penulis ada beberapa hal yang mengecewakan yaitu, tidak terlihatnya eksperimen membakar uang dari jauh serta kurang mulusnya peluncuran roket air. Hanya satu yang sukses yaitu membagi-bagikan yoghurt kepada anak-anak kelas X (hehehe).
Demikianlah hari-hari MOPDB
Demikianlah hari-hari MOPDB
Langganan:
Postingan (Atom)


